dari jogja kita ubah dunia...

meikha's posts with tag: poemz

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag poemz
Blog Entrybang...KITMay 31, '08 4:23 AM
for everyone

Bangkit itu SUSAH

Susah liat orang lain susah

Senang liat orang lain seneng

 

Bangkit itu TAKUT

Takut korupsi

Takut makan yang bukan haknya

 

Bangkit itu MENCURI

Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

 

Bangkit itu MARAH

Marah bila martabat bangsa dilecehkan

 

Bangkit itu MALU

Malu jadi benalu karena minta melulu

 

Bangkit itu TIDAK ADA

Tidak ada kata menyerah

Tidak ada kata putus asa

 

Bangkit itu AKU

Untuk INDONESIAku—Dedy Mizwar

 

-Mengenang 100 Tahun Kebang(krutan)kitan Nasional


Blog EntryMusim SemiMay 10, '08 6:23 AM
for everyone

Musim Semi

 

“Semua akan jadi lebih baik”

bisikmu pelan di dekat telingaku

dingin, seperti salju beku di tepian jalan

 

“Kau tahu…

bila salju mencair

..ia akan jadi apa?”

 

”Musim semi?”

jawabku

 

dan senyumnya menghangat

seperti musim semi tinggal besok saja...-me-


...ah, laper, mao makan...salju
hahahahaha

Blog EntryMahadewiMar 10, '08 12:30 AM
for everyone

Senyum adalah anugerah

Di tengah galau, ia menjadi berkah

Di tengah siang, ia menjadi ilalang

Di tengah padang, ia membuat hati tidak gersang

Di tengah sepi, ia adalah pendamping

Di tengah mimpi,  ia menjadi sosok yang turun ke bumi dan menyentuh hati. Yang tidak lagi terbang ke langit dan selalu menemani hati. Ia akan ada selama mungkin hayat dikandung badan. Ia akan hadir selama mungkin raga tidak merentas nyawa. Ia disini selama mungkin alam raya mengizinkannya mewujud. Walau dalam mimpi. Walau dalam mimpi.


Blog EntryTuhan,Feb 19, '08 12:17 AM
for everyone

Tuhan,

untuk hidup yang sementara ini...

maksimalkanlah kebaikan yang bisa hamba lakukan

permudahkanlah tiap usaha untuk memanfaatkan tiap waktu

peringanlah dosa tiap kali salah dan salah dan salah warnai perbuatan

sederhankanlah tiap kesulitan yang menghadang

lapangkan hati untuk memaafkan

lowongkan fikir untuk tiap serapan ilmu

jadikanlah, hamba...

manusia yang mengerti makna seorang khalifah

agar tak jadi manusia sesat yang Engkau murkai

jadikanlah, hamba...

orang-orang yang mendapat berita gembira-Mu

hidupku, matiku, adalah karena-Mu ya Rabb...

untuk itu,

untuk hidup yang sementara ini...

sematkanlah kebahagiaan di bumi-Mu

begitu juga di surga-Mu

selamatkan hamba, di bumi-Mu

pun di akhirat-Mu

Amin...


Blog EntryRentetan Sajak KelelahanJan 23, '08 12:45 AM
for everyone

Rentetan Sajak Kelelahan

1

lelahku mencuat

meletup dari badan…

keluar dan membuncah

jatuh menghujam bumi

jadi titian air mata

perjuangan untuk melawan

kemampuan untuk melawan

ketidakberdayaan dan ku melawan

melawan!

-baca, tulis, dan lawan

 

2

lelahmu dibagi saja

rata

dan taruh di pundakku

biar ringan kau melangkah

di beratnya hari-harimu

 

3

tidakkah nampak

lelah itu di mata?

tidakkah ingin

lelah itu berpindah?

 

4

manusia melihat mimpi.

sebagai harapan dari ketidakcapaian.

ketidakperolehan.

ketidaknyataan.

itu sebabnya disebut kesempatan.

dan.

manusia akan melawan.

untuk mewujudkan mimpinya.

melawan keterbatasannya.

melawan ketidakmampuannya.

melawan ketidaknyataan.

biar lelah menghujam sendi.

biar lelah hancurkan raga.

dan berkeping dalam kehancuran dan kenikmatan perjuangan.

sensasi ajaib dari jutaan ribu langkah.

jutaan peluh.

hanya.

untuk mewujudkan mimpi.

 

 

5

ajaibnya rasa

saat lelah itu terangkat

ringan melangkah

aku...

 

 

meikha azzani,

wa_poenya@yahoo.co.id

 


Blog Entrydeep inside of youJan 4, '08 9:31 PM
for everyone

I close my eyes

and I see the darkness

surrounding me

but hey, I still can see my face

in your eyes…-me-


Blog Entryhidup indahDec 14, '07 9:15 PM
for everyone

langit berbisik

hidup itu indah

dan angin berdesir hantarkan wahyu

nikmat Iman

dan Islam

ah, hidup memang indah!-me-


Blog EntryBermain AnginDec 7, '07 9:13 PM
for everyone

Bermain Angin

 

Angin bertiup sepi mengukir rindu

Menorehkannya di hati hingga nyeri

Terasa seperti menusuk tulang

Membelah perut

Melukai hingga rongga dada

Perih…-me-


Blog EntryKutulis Ia dengan Kebaikannya.Nov 20, '07 10:02 PM
for everyone

Kutulis ia dengan kebaikannya. Kujadikan pekat dalam keringat usahanya. Biar bertutur kala usia habis, tentang manusia yang keras mengepakkan sayap.

Habis jalan ini terkikis, bila tak ada penopang yang korbankan jiwa, raga dalam perniagaan yang tak sia-sia

Bukankah sudah tertulis di Lauful Mahfudz mengenai perniagaan tersebut?

Maka mengapa harus ditukarkan dengan neraka durjana yang kekal?

Mengapa pula harus digantikan dengan fatamorgana kesenangan dunia?

Sesaat, memuakkan!

 

Kutulis ia dengan kebaikannya. Kujadikan pekat dalam keringat usahanya. Biar bertutur kala usia habis, tentang manusia yang keras mengepakkan sayap.

Terpukul mundur tiap anak manusia dalam keras dan gersang muka dunia

Gentar menatap langit kelam, dan terjatuh dalam jurang yang jahanam, berkenalan dengan nista dan terpukau sesaat, dan lalu terkubur pun menghilang

Anak manusia tanpa nama

Dalam tanah dan tak mengenal

Siapa Tuhannya selain yang dikejarnya selama ini?

Selain berhala baru yang dipanggilnya berulang-ulang

Hingga bergetar tulangnya

Tuhan yang tak ada

 

Kutulis ia dengan kebaikannya. Kujadikan pekat dalam keringat usahanya. Biar bertutur kala usia habis, tentang manusia yang keras mengepakkan sayap

Memenuhi masa muda dengan cerita

Ia bertabur cinta

Melukis langit hidupnya dengan bahagia

Ia penuh cita

Dan semoga dilakukan semuanya dengan semangat

Surgakan tetap dihatinya, menjembatani tiap harapnya pada ridho-Nya

Dan neraka membatasinya, dari nikmat sesat yang dibenci-Nya

Tuhan ada

Tuhan yang ia kenal

Terukir lafadz itu di dinding hatinya

Laailahaillaullah

Lalu ia akan berbalik pada masa ia dulu muda

Kemenangan itu ada pada Keimanan

Dan bangga ia seorang Islam

 

 

 

 

...QS At Taubah (9):

Kualitas bung!


Blog EntryKutulis Ia dengan Kebaikannya.Nov 20, '07 10:02 PM
for everyone

Kutulis ia dengan kebaikannya. Kujadikan pekat dalam keringat usahanya. Biar bertutur kala usia habis, tentang manusia yang keras mengepakkan sayap.

Habis jalan ini terkikis, bila tak ada penopang yang korbankan jiwa, raga dalam perniagaan yang tak sia-sia

Bukankah sudah tertulis di Lauful Mahfudz mengenai perniagaan tersebut?

Maka mengapa harus ditukarkan dengan neraka durjana yang kekal?

Mengapa pula harus digantikan dengan fatamorgana kesenangan dunia?

Sesaat, memuakkan!

 

Kutulis ia dengan kebaikannya. Kujadikan pekat dalam keringat usahanya. Biar bertutur kala usia habis, tentang manusia yang keras mengepakkan sayap.

Terpukul mundur tiap anak manusia dalam keras dan gersang muka dunia

Gentar menatap langit kelam, dan terjatuh dalam jurang yang jahanam, berkenalan dengan nista dan terpukau sesaat, dan lalu terkubur pun menghilang

Anak manusia tanpa nama

Dalam tanah dan tak mengenal

Siapa Tuhannya selain yang dikejarnya selama ini?

Selain berhala baru yang dipanggilnya berulang-ulang

Hingga bergetar tulangnya

Tuhan yang tak ada

 

Kutulis ia dengan kebaikannya. Kujadikan pekat dalam keringat usahanya. Biar bertutur kala usia habis, tentang manusia yang keras mengepakkan sayap

Memenuhi masa muda dengan cerita

Ia bertabur cinta

Melukis langit hidupnya dengan bahagia

Ia penuh cita

Dan semoga dilakukan semuanya dengan semangat

Surgakan tetap dihatinya, menjembatani tiap harapnya pada ridho-Nya

Dan neraka membatasinya, dari nikmat sesat yang dibenci-Nya

Tuhan ada

Tuhan yang ia kenal

Terukir lafadz itu di dinding hatinya

Laailahaillaullah

Lalu ia akan berbalik pada masa ia dulu muda

Kemenangan itu ada pada Keimanan

Dan berbangga ia seorang Islam

 

 

 

 

...QS At Taubah (9):

Kualitas bung!


Blog EntryBerdua SajaNov 20, '07 10:01 PM
for everyone

Berdua Saja

 

Disini berdua saja. Dekat dan mesra. Hingga aku bisa berbagi semua. Bercerita, mengadu, hingga lega dan ikut terbang penat seperti asap. Hilang.

 

Disini berdua saja. Aku akan mengakui semua. Kecongakan hingga kelaliman. Aku rendah hingga kepala sama rata dengan kaki. Aku mengaduh dan napasku tercekat, dalam tangis yang tak tertahan. Tumpah ruah, banjir air mata. Tidakkah aku manusia hina dalam laku hidupku. Sedangkan Engkau Penguasa Alam Raya yang hanya dengan belas kasihmu aku disini?

 

Disini berdua saja. Izinkan aku mengaduh lagi. Lagi. Dan lagi. Hingga hilang suaraku mengakui. Hingga basah sajadah dan mukenaku. Yang herannya baru kusentah setelah lewat bertahun-tahun. Mengapa tak Engkau ingatkan? Bukankah berarti bertumpuk sudah dosaku karena melupakan-Mu?

 

Maka, disini berdua saja. Aku ingin kembali pada-Mu. Manja pada-Mu. Bercahaya dengan cahaya-Mu. Aku ingin hidup dengan ilmu-Mu. Dan merasakan indah iman pada-Mu.

 

Maka, disini berdua saja. Aku memohon dengan segala kerendahanku. Dengan segala kemampuan dan usahaku dalam mengejar-Mu. Mendekati-Mu…

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia).”

[QS Ali Imran 3:8]

 

 


Blog EntryRumah HatiJun 21, '07 12:17 AM
for everyone

 

Tak pernah kulupa

Jalan panjang menuju rumah

hatimu...bunda

 

tempat kulahir dan besar

tempat ku belajar dan mengenal

buku, bunga,  sawah, pelangi, hutan, air, surga, duka, tanah, batu, pohon, bau embun, bakal buah, kupu-kupu, tawa, amarah, langit, hujan, pacar, hingga pelosok alam raya, suara, dan cinta.

-me

 


Blog EntryPulangJun 12, '07 8:18 AM
for everyone

Jalanmu panjang

Jalanmu berkelok-kelok

Banyak lubang

Banyak rintangan

Membuatmu merasa lelah

Kadang penat

Dan kau kadang ingin menjerit

Aku ingin pulang

Pulang pada pelukan hangat

Masakan lezat

Dan perasaan aman

Juga kenyamanan dari sofa yang kadang membuatmu lelap

Terlebih, dari mereka yang selalu membuka hati untuk kehadiranmu yang kadang berantakan

Kau mengandai

Kau peluk penat

Kau dekap biar erat

Matikan lampu dan kau mulai pejamkan mata

Pagi menjelang

Dan kau masih ingin pulang

-me


Blog Entrydari balik jendela kamar kosJun 4, '07 10:27 AM
for everyone

dari balik jendela kamar kos

 

dari balik jendela kamar kos

awan putih melayang pelan di tengah birunya langit

angin pagi hembuskan gairah padaku

membawa angan dan harumnya bau gunung

terdengar samar-samar gelak tawa dan seruput segelas susu hangat

carrier-carrier yang berserakan dan tenda yang basah karena embun

ingat embun yang menempel di rerumputan                                                                                                                          dan percikan api sesaat usai nasi hangat telah matang?

mulai kita sarapan

sambil genjreng gitar

dan serapah serta ledekan

mulai kita berangkat usai perut telah kenyang

berjalan pelan-pelan kadang juga cepat-cepat

mencoba merengkuh puncak

menggapai ambisi dan kesombongan masa muda

juga damai mimpi di masa yang begitu hijau

 

ingatkah itu kawan?

damainya angin gunung yang selalu membawa pergi egoisme anak manusia...

-me, 19

 

kangen...mo ke gunung...ama 19


Blog Entryher most beautiful smileJun 4, '07 10:15 AM
for everyone

her most beautiful smile

 

Kalau boleh,

ingin kusingkap kabut itu dan menemukannya tersenyum

memandangnya seperti matahari menghadap bumi

dan menjaganya seperti pagi pada siang

akan kudekap erat hingga tak lekang oleh masa

dan mengembun dan membiru dalam hati dan tanganku

kuingin senyumnya tetap ada

tetap setulus pagi

dan tetap sehangat mentari

                                                                                                                                 -me

Blog EntryBarisan Puisi Gundul Tanpa Judul (2)Apr 27, '07 8:15 PM
for everyone

Semburat senja dalam harap

Dalam doa dalam percaya

…”cinta”…

 

 

digenggam jiwa manusia

dicerai raga manusia

dalam lautan benci

akan cita2 dan cinta

itu manusia

 

 

terjatuh lalu bangun

rasa dan asa bersemai dan dipanen

jadi bahagia

 

 

sedetik bersama dan terhempas

tercerai

berpisah

untuk sekian detik lamanya

 

 

banyak luka

banyak duka

namun tak satu pun berubah jadi suka

habis sudah rasa

cinta

 

 

kutaruh dalam lubuk

satu rasa percaya

kutaruh dalam lubuk

satu rasa cinta

 

 

polisi-polisi itu bergerak

sangat kompak dibawah

satu komando

uang!

 

 

Ini realita

saat idealita

di kebiri

jadi luka dan hilang percaya

ini realita

saat idealita didagangkan

jadi komoditi

di negeri tercinta

 

 

protes ini tak mungkin didengar

dihirau dan dianggap angin lalu

paling banter ditampung lalu dihirau dan dianggap angin lalu

karena dari sekian banyak pemimpin di negeri ini

dari sekian banyak orang pintar di negeri ini

tak ada satupun yang mampu mendengar

di bangku sekolah, kita ditulikan oleh teori

di tulikan oleh asumsi

di tulikan oleh statistik

hingga tak mendengar keluh yang menderita

 

 

wahai duka

pergi engkau dari semak derita

biar aku bisa bahagia

 

 

walau jauh

hati kita terpaut

seperti deru saat pasang, saat surut

 

 

”dari sudut mata, jantung hati mulai terjaga berbisik di telinga coba ingat semua dan bangunkanlah aku dari mimpi-mimpiku sesak aku disebut maya dan tersingkir dari dunia nyata dan bangunkanlah aku dari mimpi indahku berangan-angan aku dan lari dari rasa yang harus kubatasi dan kau menawarkan rasa cinta dalam hati...jangan pernah lepaskan aku, untuk tenggelam di dalam mimpiku” –Letto

 

 

bergerak dalam ruang

untuk suatu perubahan

bergerak atas cita

untuk semua yang lebih baik!

 

Barisan puisi tanpa judul ini diambil dari text book accounting principlenya kieso. Waktu kuliah pengantar akuntansi 1…ternyata saya lebih banyak nulis puisi daripada belajar akuntansi…humph…pokonya, cari aja di lembar2 bukunya kieso di lemari buku sebelah komputer persis, nah…lebih tepatnya itu buku ada di samping kaktus persis, nanti kalo dah ketemu bole dibaca…nanti akan ditemukan banyak lagi tulisan2 aneh…hehehehe

 

 -meikha azzani

(ditulis lagi, 23.04.07)

ruhenheim@yahoo.com

 

 

 


Blog EntryPuisi Gundul Tanpa JudulFeb 21, '07 12:46 AM
for everyone

Ini adalah kumpulan puisi yang berhasil saya kumpulkan dari buku catatan kuliah...ng...sebetulnya siy dari text buk public finance 1 ama mathematics for economiy...hehehe...saya jadi mikir, sebetulnya saya tuh sastrawan dadakan di kelas y? atau jangan-jangan saya ga pernah belajar n kerjanya bikin puisi doank?

Hehehe....puisi-puisi ini bole saya kumpulin selama satu semester kemaren lho... lumayan ada banyak juga ...oya, puisi-puisi ini ga saya kasi judul...abis saya ga pernah bisa ngasi judul kalo lagi melow, kecuali saya nulis non-fiksi...itu baru saya bisa ngasi judul...ya udah dew...met baca yak!



Ungkapkan dengan sederhana

dengan kata-kata

lukiskan dengan sederhana

dengan kata-kata

berceritalah dengan sederhana

biar ku tahu apa yang kau rasa

apa yang kau mau

dan bersama,

kita bisa bahagia


Sederhana...-wa



Jangan melayang...walau sesungguhnya kita terbang

Tetap saja di sini. Di bumi bersamaku

Jejakkan kaki, erat, jangan lawan gravitasi!

Sebab sekali kita terbang, bisa jadi tak kembali

Sebab sekali kita terbang, bisa jadi selip, jatuh, dan sakit

Disini saja. Dekat aku, biar orang bilang kita pecundang...

Disini saja...-wa



kutulis cinta dengan selaksa harap

biar jadi doa dari mulut yang mengucap hingga berbusa

mencuat

memburat

terucap

dalam senyum...

berharap, selalu ada cukup cinta untuk semua,

hingga tak lagi ada anak berdarah-darah menangis dan menatapku,

seakan aku orang dingin tanpa cinta.-wa



jam pasir tak mungkin berdenting

habis pasir tak bisa diisi

semburat wajah rautkan peristiwa

habis umur berlalu saja

singkat, dan...

semua tumbuh, berkembang...lalu layu

dan mati

singkat.-wa



tak ada kata boleh berucap sia-sia

sebab kata adalah hati

sebab hati adalah hidup

sebab hidup tak boleh sia-sia!-wa



izinkan sekali saja

aku marah pada-Mu

atas tiap doa yang belum Kau kabulkan

atas tiap luka yang menjadi pelajaran

atas tiap kejadian yang berbuah hikmah

...

lalu...

selanjutnya kumohon,

izinkan aku memohon ampun

atas tiap khilaf dan silap,

juga kenaifan dan kebodohanku –hamba-Mu Ya Rabb...

(kenapa? kenapa? kenapa?! ampun...ampun...ampun...)



boleh, kusimpan fotomu di kantong dekat dadaku?

tak kutaru di dompet, karena dompetku kutaruh di saku celana, dekat pantat

jadi, kutaru saja fotomu di saku dadaku

biar selalu dekat jantung dan hatiku

pusat kehidupanku...-wa

(buat mz radit, yang sayang banget sama mb reni...ini jadi buat semua anak taruna aau yang naro foto ceweknya di buku saku yang selalu ditaro di saku dada, dekat hati)



Untuk tarunaku

pejuangku,

milik negaraku.

Kubagi engkau dengan 220 juta jiwa lainnya.

Pergi dan berjuang di tanah air yang bertumpah darah.

Namun pastikan,

kau kembali pulang,

menengok rumah,

menengok aku, dan tiga buah hatimu...-wa

(hehehehe...cie...ini tuh gara-gara lewat gerbang aau...keren banget!!! seru kali ya kalu jadi ibu pia?)



Aku ingin berbagi

kelembutan

kehangatan

kasih sayang...

Ah, kurangkum saja,

aku ingin berbagi...

tiap kebahagiaan yang kupunya.-wa



sederhana,

aku menyayangimu,

lebih dari kerumitan rumus-rumus dalam kepalamu


sederhana,

aku mencintaimu

lebih dari pekerjaan yang selalu membalutmu


sederhana...-wa

(buat semua calon orang sibuk!)



entah aku bisa apa

tapi kuharap,

aku bisa membantu

meringankan beban semuanya

entah dengan apa?-wa



melihat dengan apa?

mata

mata punya siapa?

siapa yang punya apa?

saya bukan pemilik

saya tidak punya apa-apa

jadi siapa yang punya semua?


Dia, Yang Maha Memiliki...-wa



Tiap pagi, tiap kulantun doa.

Aku berharap, kemudahan dalam pencarian,

agar ringan langkah kekasih

agar mudah anak belajar.

Selalu...tiap kali aku sendiri,

di dapur yang sepi ditinggal kalian yang pergi mencari...-wa

(buat ibu-ibu yang kesepian kalo dah jam 7...iyakan?

Hehehe..buat ibu wa yang selalu kesepian kalo dah jam 6,

Pap kerja, -wa ma de skula...nanti pasti ibu teh bakal kesepian banget ya?

Wong wa kul di jogja...trus ade...juga mau kul jauh...huah...)



Ibu tersenyum

pada menit pertama saya lahir

berdarah-darah

dalam ruang ICU

karena ternyata saya lahir ketuban ibu pecah

diambang kematian saya...juga ibu

...

usia saya baru tujuh bulan,

dan terpaksa saya lahir

karena ketuban yang pecah

siapa yang salah?

...

kehadiran saya mengancam bahaya

namun ibu tidak marah

tak ada yang marah

semua tersenyum...menyambut saya.

...

saya, meikha azzani...-wa



Whee...emang, mei-chan-tik jago banget yak?

Ya...boleh di copy-paste lah...dicontek...diplagiat...ikhlas euy...

Met, bermelo-melow yak...n tunggulah serangan puisi-puisi berikutnya

Hehehe...soalnya, saya kalo ga ngerti dosennya ngomong apa, suka khusyu dengerin mp3 sambil nulis-nulis gitu...kan kebetulan ekonometri rada susah...jadi mungkin akan banyak puisi yang akan saya hasilkan, hehehehe...

oya, ni lagi di net tu yu, berwifian ama mz-chan skalian ditraktir spageti. Awalnya siy cuma iseng ngidam spageti, maklum...demi janin harus dipenuhi niy...maka sejak di kelas pak is saya mah dah niat maem spageti...lalu...saya liat sedan honda berplat surabaya dpn net tu yu...aha...mz ichan...jerit saya dan lalu..ditraktir deh, hehehe...emang niy, mz yang satu niy...cukup bilang...”laper...lom makan...” maka, pastikan ku kenyang...hehehe

Oke, in penutup...



Saya manusia.

Hasil dari cinta

Saya,

ucap terimakasih

untuk semua... mmuaah...!-wa


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.