dari jogja kita ubah dunia...

ReviewReviewReviewReviewReviewMinistry of Finance (MOF)Feb 19, '08 12:04 AM
for everyone
Category:Other
Berapa anggaran yang musti dikeluarkan pemerintah untuk semua departemen setiap tahunnya? Milayaran rupiah? Jawabnya adalah NOL rupiah.
Itulah kira-kira topic pertama yang muncul di komik karya Nabeta Yoshio dan Namiki Hiromi. Ministry of Finance, menceritakan dinamika dalam departemen keuangan Jepang. Cerita berpusat pada MOF (panggilan si tokoh utama) yang lulusan Universitas kelas 3, Univ. Hoko, dan Yamaken, si ambisius lulusan Univ. Tokyo. Kepribadian mereka sangat bertolak belakang. MOFsangat baik, polos, bodoh, dan gampang dikibuli, sedangkan Yamaken sangat-sangat ambisius dan licik. Tapi mereka berteman akrab dan menghadapi banyak tantangan-tantangan dalam keuangan Jepang.
Mereka berdua menjadi birokrat kelas elit Jepang dan terkadang mereka berdua menghadapi persimpangan antara membela kepentingan rakyata atau kepentingan segelintir orang. Mulai dari menentang pembangunan rel kereta Shinkasen sampai menentukan harus-tidaknya menurunkan dana untuk BSE. Pertentangan-pertentangan antara kenyataan dengan yang ada di atas kertas menjadi daya tarik yang lumayan ngejedotin kepala. Mirip banget kayak apa yang dihadapin sama anak Ekonomi. Di atas kertas, teori menjadi sangat indah. Namun di lapangan, semua ga lebih dari tong kosong nyaring bunyinya. Menarik
Komik ini keren, wajib di baca buat siapa aja yang pengetahuan komiknya sebatas [ada serial cantik. Jauh-jauh deh dari serial cantik, coba baca komik satu ini. Selain ceritanya yang bagus, tema cerita yang menari, banyak banget pelajaran ekonomi dan realitas yang bisa dipetik buat ditanem lagi dan dijadiin pelajaran. Ok, met baca


Category:Movies
Genre: Drama
Ceritanya tentang seorang anak laki-laki bernama Gabe. Dy tinggal di New York bersama orang tuanya yang sedang dalam proses perceraian. Situasi keluarga yang ‘wagu’. Namun tidak menghalangi Gabe untuk memiliki ‘perfect life’. Apanya yang perfect? Mungkin untuk tiap anak laki-laki berusia 9.5 th, anak perempuan setara dengan kudis yang musti dijauhi, dihindari. Seakan-akan di kening tiap anak perempuan ada tulisa: Jauhi saya, saya berkudis. Wew.
Gabe berpikiran seperti itu. Pokoknya anak perempuan aneh lah…samapai akhirnya dy bertemu dengan sparing partner di kelas karatenya, Rosemary. Gadis tercantik ke-3 di sekolahnya yang seketika membuat hidup Gabe…more perfect!
Jatuh cintalah. Sejuta rasanya. Mereka latian karate bareng. Jalan-jalan ditaman bareng. Berantem bareng. Makan es krim barengan. Semua mendadak barengan. Dan ‘geregetan-geretan’ orang yang lagi jatuh cinta pun dialami Gabe. Mulai dari mules, keahabisa topic, merasa jadi pria tampan, sok hebat, sok jagoan, sok pinter, dan sok hebat.
Sekalipun hidup ini perfect, masalah tetep ada. Dan masalah Gabe selain ketauan pergi bersama Rosemary ke pusat kota, Gabe juga musti kehilangan Rosemary selama 6 minggu yang membuatnya seperti akan mati. Mulai dari ayam serasa tempe bacem, Kebab berasa kacang mentah…semua yang ga enak rasanya jadi satu. Hatinya hancur. “Dan begitulah cinta” ujar Ti Pat Kay, “Deritanya tiada akhir”. Hehehehe.
Cerita yang manis. Apalagi nontonnya sambil minum the manis. Film yang sangat ringan, bias bikin senyum-senyum sendiri, kayak inget masa-masa dulu. Yang waktu TK sering diledekin sama si Fulan atau si Fulan. Hmmm, tidak wajib ditonton, tapi disarankan menonton untuk sekedar berpikir, “Jika pertama kali saya melihatnya saya merasa sangat mencintainya, maka mengapa harus ada yang bercerai?” Well, keep your love close…n_n


ReviewReviewReviewReviewNurse AoiJan 9, '08 4:46 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Comics & Graphic Novels
Author:...lupa
Nurse Aoi

Saya sempat bercita-cita jadi dokter (bo, bayangin deh nasib pasien saya kalu saya jadi dokter...). Kesampeannya malah jadi calon dokter ekonomi. Gapapa siy. tapi saya jadi punya hoby baca komik-komik yang bercerita tentang dunia kedokteran. Yang terbaru yang saya baca adalah Suster Aoi

Misora Aoi, perawat muda yang manis (kayak saya), ceria (mirip saya juga), baik hati dan pemurah (saya banget) masuk ke rumah sakit yang isinya dokter-dokter busuk yang mementingkan perutnya sendiri daripada keselamatan pasien. Apalagi pihak pengelola rumah sakit hanya memiliki satu tujuan: bagaimana supaya tiap bangsal di rumah sakit terisi penuh. Wah, nampaknya bakal jadi pekerjaan berat bagi suster Aoi untuk bertahan di sana.

Maka, Aoi yang bersemangat untuk menyelamtkan pasien berjuang keras melawan dokter-dokter konvensional yang keras kepala. Aoi banyak menentang dokter dan terlibat banyak masalah. Tapi dy juga menyelamatkan pasien dan membuat mereka merasa sangat nyaman. Salah satunya dengan layanan ”Aoi Mail”. Yaitu, Aoi membuka layanan bagi pasien dan keluarga pasien yang jauh untuk berkirim email ke Aoi yang kemudian tiap hari Aoi akan memberikan pritnan surat tersebut ke pasien dan mengirimkan balesannya lewat email ke keluarga pasien. Aoi Mail ini akhirnya ditutup karena dianggap tidak legal. Namun pada akhirnya pihak rumah sakit membuka layanan yang sama dengan prosedur yang agak berbeda. Efeknya: banyak pasien yang merasa lebih bersemangat menjalani pengobatannya.

Banyak cerita-cerita bagus di tiap episode hidup Suster Aoi. Menyentuh. Cerdas. Dan berani. Inspiratif pula. Karena selalu memberikan pesan: ”Apapun kita nanti, cintailah. Supaya bisa membagi cinta pada yang lain. Dan menciptakan kebahagiaan.”



Oia, rekomendasi aja...komik tentang kedokteran yang bagus lainnya ada Team Medical Dragon ama satu lagi saya lupa. Ok!
-mechacomicboocs


ReviewReviewReviewThe MessengerAug 4, '07 7:01 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Horror
aduh
buru2 niy
filmnya seremlah
ga berani nonton mpe selese
ini film yang recomenin qq
emang qq itu aneh
masak hoby nonton film horor
kalu ada lag yang suka ma film horor
selamat menkmati
film serem ni
banget!

jadi karena serem, saya kasi nilai 3 dari skala 5
(maklum, nonotnnya cuma ampe cd 1)

T_T

ReviewReviewReviewReviewPIRATES OF SILICON VALLEY Jun 5, '07 8:16 PM
for everyone
Category:Movies
Genre: Other
PIRATES OF SILICON VALLEY

"You know how to survive? you make people need you. You survive because you make them need what you have. And then they have noone else to go."

"Keep your friends close, put your enemy closer."

"Good artist copy, great artist steal."

"You can't just have employees no more. They gotta be into a crusade. Just like art, science and religion, all rolled into one."

Quotes tersebut saya kutip dari film pirate of silicon valley, yang menggambarkan sejarah berdirinya dan berkembangnya Apple computer dan Microsoft.

A good and inspiring movie.

Dengan sentral Steve Jobs dan Bill Gates, dimana mereka punya musuh yang sama, IBM, dalam film tersebut digambarkan bagaimana Apple dengan cerdiknya membajak teknologi graphic user interface dari Xerox (good artist copy, great artist steal).

Bagaimana Gates yang nyaris bangkrut, dengan modal dengkul bisa mempengaruhi IBM dan mendapat proyek DOS, karena IBM berniat untuk masuk ke pasar PC untuk menghadang Apple, padahal IBM dianggap sebagai musuh (keep your friends close, put your enemy closer.). Serta membujuk Steve Jobs agar bisa mengembangkan software yang bisa 'jalan' di Macintosh dan mendapatkan prototype dari Mac, hanya dengan menggunakan sentimen IBM dan mengatakan "better work with you (Apple) than IBM." Dan rule: good artist copy great artist steal berlaku, Microsoft membuat windows dan menjualnya di Jepang terlebih dulu, bukan di Amerika.

Dari situ juga kita lihat bagaimana jeniusnya Steve Jobs dalam memilih nama untuk komputer yang dia jual, Lisa, Apple dan Macintosh adalah nama yang cukup familiar di telinga orang sehingga bisa mempercepat akselerasi brand familiarity dari sebuah produk.

Juga leadership, the rise and fall of Steve Jobs karena memecah belah karyawan di Apple menjadi 2 geng, Apple II dan Macintosh. Dan bagaimana dia menjadi 'ketua sekte' dengan Apple computer sebagai 'agama' bagi para karyawannya.

Tapi ada satu hal yang berbeda dari Gates dan Jobs, orientasi mereka. Steve Jobs lebih berorientasi pada seni dimana dia selalu menganggap output dari Apple adalah sebuah karya seni, sedangkan Gates berorientasi pada bisnis, yang mengarah pada market domination. Mungkin hal tersebut yang menyebabkan Apple menggunakan pola closed system yang terus berinovasi, dan Microsoft mengembangkan software untuk komputer dengan pola open system dengan pola adaptasi (membajak?).

Bagaimana menurut Anda?


boleh nyuri dimana gitu...;p
kalo ga salah adhi nugroho
tengQ
filmnya bagus!


ReviewReviewReviewReviewI Am Sam: It’s Great to be A FatherJun 3, '07 4:24 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Drama
What can you ask more as a man than to be a father?

Superioritas laki-laki tunduk di bawah jemari lembut anaknya. Mungkinkah? Satu kata 'ayah' merubah dunia laki-laki yang identik dengan maskulinitas seketika berubah jadi dunianya Winnie The Poh atau pinknya dunia anak perempuan? I am Sam direct by Jessie Nelson, menceritakan suka dukanya menjadi seorang ayah dengan kemampuan intelektual yang setara dengan anak berusia 7 tahun. Mati-matian bekerja untuk meyakinkan pihak pemerintah dan dunia bahwa Sam—dengan kemampuan intelektual setara anak berusia tujuh tahun—mampu memberikan kehidupan yang layak bagi putri semata wayangnya, Lucy—diamond in the sky.
Kebanggaan dan kepolosan Sam yang ternyata menikmati perannya menjadi seorang ayah bagi seorang putri yang normal memberikan banyak inspirasi buat siapa saja yang sempat punya sebersit ‘ingin’ untuk menjadi seorang ayah. Malah, Sam dapat mempengaruhi Rita—pengacara Sam yang ‘perfect’—bahwa menjadi orang tua bukan hanya masalah pemenuhan kebutuhan materi, tapi juga masalah lain yang ga riil, kasih sayang. Kehadiran. Kemampuan untuk mendengar atau pura-pura mendengar. Kesabaran. Konsisten. “…to be a good parents…its all about consistency. It’s all about patient and listening. Or pretending to listen meanwhile you can’t stand to listen anymore. It’s all about love…” Semua jadi satu dalam bentuk orang tua. Ga gampang emang…tapi itu fase kehidupan yang semua orang normal mau melewatinyakan? Tapi sebelum jadi orang tua yang baik, coba deh jadi anak yang baik dulu…

“What makes you think you can do that (to be a father)?” Ask Mr Turner—governement lawyer—to Sam.
“…I’m not perfect parents. And sometimes I have not enough patients and sometimes I forget that she still a kid. But we built a life together and we love each other” said Sam. “…I’m Lucy father…you see…”

Yeah…”There are not perfect parents”—Desperate Housewife
It is…tapikan juga ga da perfect children yak?
Must see!
[^0^]/

Nonton bareng JMME-MIBA
jadwal nonton bareng bisa diliat di Mading internal team creative medya jmme-sef ;p


ReviewReviewReviewReviewThe New Rulers of the WorldMay 3, '07 9:23 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Documentary
The New Rulers of the World

Aku tidak takut kerja keras
Aku tidak takut mati
Tapi aku tidak mau bekerja
Untuk orang-orang yang serakah!

What kind of world we„¢re living now?
Ketika sepatu Adidas seharga 1.4 juta rupiah ternyata hanya senilai 5000 rupiah bagi seorang buruh di Tangerang. Jelasnya, buruh itu dibayar 5000 rupiah atas keringatnya yang diperas selama 12 jam, 18 jam, 24 jam atau malah 36 jam sehari. GAP, NIKE, ADIDAS, OLD NAVY, dan banyak lagi merk-merk mendunia yang harganya selangit ternyata dibuat di Negara miskin berkembang, layaknya Indonesia. Dengan membayar murah tenaga manusia yang disebut buruh, perusahaan multinasional itu tumbuh menggurita. Menguasai pasar dunia. Mengeruk keuntungan milyaran dollar. Seperti yang dinikmati oleh GAP dengan keuntungan bersihnya, 38 milyar dollar. Padahal…gaji buruh yang dibayarkan hanya 1 dollar sehari. Inilah…globalisasi!
The New Rulers of the World adalah suatu film dokumentasi yang dibuat oleh Pilger, seorang pengkritisi pembangunan dunia juga globalisasi. Dia membuat film tersebut di Indonesia yang menceritakan bagaimana di bawah kekuasaan Soeharto…bumi Indonesia dikapling untuk investor asing.
Usai pembantaian satu juta orang pada tahun 1965 oleh Soeharto yang selanjutnya diketahui disupport oleh Amerika dan Inggris, Indonesia kemudian dikapling dalam lima sector. Jasa makanan, sector keuangan, pertambangan, perdagangan, dan yang satunya saya lupa…dibagi-bagi sesuai dengan keinginan para pengusaha asing dalam suatu pertemuan yang dihadiri oleh wakil Indonesia, dan pengusaha asing. Indonesia dibagi rata sesuai hasrat investor. Nixon menyebutnya, “Upeti besar dari Asia.�
Jika Soekarno berteriak pada Amerika, World Bank, dan IMF kata-kata tegas seperti, “Go to hell with your aid!� Maka, Soeharto –yang disebut manusia dingin, justru membuka lebar lengannya atas ‘bantuan’ lembaga-lembaga keuangan internasional tersebut. Maka, jadilah kini. Indonesia reyot seperti nenek peyot. Kaya tapi miskin. Penghutang terbesar dengan tingkat korupsi yang tinggi. Indonesia miskin.
IMF menyadari bahwa sepertiga dari utang yang diberikan pada Indonesia hilang di tengah jalan. Dalam film tersebut dikatakan, uang-uang itu masuk ke dalam kantong keluarga dan kroni-kroni Soeharto. Tapi IMF tidak peduli. Karena menjerat Indonesia dengan utang adalah kesempatan yang bagus. Faktanya adalah yang dapat disebutkan adalah, bila Indonesia membayar utangnya pada IMF maka...IMF akan bangkrut. Bahkan, kini, sumber pendapatan IMF turun hingga 30% karena Indonesia mempercepat pembayaran utangnya. Faktanya lainnya adalah banyak bantuan dari IMF dan World Bank yang tidak bermanfaat, sedikit sekali yang manfaat.
Gara-gara utang, subsidi minyak dan listrik dicabut. Pendidikan mahal. Akses kesehatan sulit. Perumahan dan air bersih jadi barang mewah. Rakyat hidup miskin. Akibat sistem keuangan yang mengglobal. Akibat perdagangan yang kian tanpa batas. Bisa jadi akibat globalisasi bebas tanpa kendali. Basi.
Saat pintu negara dibuka lebar, dan tamu agung bernama investor asing masuk dengan karpet merah darah rakyat...itu artinya telah ada tanah yang terjual, jiwa manusia yang dikorbankan, kita pun dipasung dengan utang, dikendalikan melalui letter of intent yang biasanya mengusulkan privatisasi, pasar bebas, cabut subsidi. Apa dengan itu Indonesia kian maju? Apa dengan itu rakyat sehat dan hidup nikmat?
Tidak!
Jika pendapatan Tanzania pertahun adalah 2.2 milyar dollar dengan 25 juta jiwa maka itu setara dengan pendapatan sebuah perusahaan multi nasional, Gold Sauchman.
Di Seatle, ketika konferensi WTO...ribuan orang turun ke jalan, berteriak, menentang globalisasi. Karena disadari atau tidak, tapi kini kita wajib sadar, cara kerja globalisasi sangat berat sebelah. Beginilah cara kerja globalisasi: sosialisme bagi para pengusaha besar dan kapitalisme bagi negara-negara miskin.
Ngesakke...
-me-
mediaonaction,
nonton di PUSTEK (Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan)

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.